Menelisik Ritual Hajat Arwah Di Kabupaten Bandung Barat

Wpfreeware 2021-08-23 04:54:41 Ngebandung


Meskipun Bandung merupakan kota yang maju mulai dari fasilitas publik hingga arsitektur bangunannya, namun bukan tak mungkin bila Bandung juga memiliki ciri khas budaya dan adatnya yang masih melekat. Salah satu kawasan yang masih mempertahankan adat, budaya dan ritualnya adalah Kabupaten Bandung Barat. Terdapat budaya yang masih dipertahankan seperti Mikul Lodong, Ngamandian Kucing dan juga Hajat Arwah.

Dilihat dari namanya saja, hajat arwah memiliki arti yang melibatkan alam lain dalam pelaksanaannya. Ritual Hajat Arwah merupakan adaptasi dari kebiasaan masyarakat masih dipertahankan keasliannya. Ritual ini merupakan nama lain dari ziarah kubur yang dilakukan oleh masyarakat Islam dalam menyambut bulan Ramadhan.


Hajat arwah merupakan warisan turun temurun yang memiliki kegiatan memanjatkan doa untuk para leluhur di makan para tokoh yang berperan penting bagi masyarakat Nyalindung. Ritual Hajat Arwah biasa digelar pada tanggal 17 Ruwah. Dengan diawali acara berkumpul di sebuah rumah tokoh adat, kemudian mereka melakukan pawai yang diiringi oleh sholawat bersama menuju ke makam leluhur mereka. Pada pawai yang sedang diselenggarakan, warga pun berbekal kendi yang di dalamnya terdapat tanaman hanjuang. Kemudian sesampainya di makam, rombongan mulai duduk dan memanjatkan doa yang dipimpin oleh Pemangku Adat.

Ritual yang masih dipertahankan oleh warganya ini direkomendasikan sebagai warisan budaya tak benda yang menjadi ciri khas bagi masyarakat desa Nyalindung. Ritual ini tepatnya dilakukan di Kampung Parakan salam Desa Nyalindung. 

Comment

Similar Post You May Like